Beranda / ONG39 / ICCF 2025 Dibuka DPR, Bahas Perubahan Iklim di Indonesia

ICCF 2025 Dibuka DPR, Bahas Perubahan Iklim di Indonesia

Fokus Forum: Air, Udara, dan Energi Bersih

ICCF 2025 menghadirkan berbagai pakar dan perwakilan lembaga internasional untuk membahas tiga pilar utama:

  1. Ketahanan Air — Strategi menjaga sumber air bersih di tengah perubahan pola cuaca ekstrem.

  2. Kualitas Udara — Upaya mengurangi emisi karbon dari industri dan transportasi.

  3. Transisi Energi Hijau — Peningkatan pemanfaatan energi terbarukan seperti surya, angin, dan bioenergi.

Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya peran daerah dalam menerapkan kebijakan adaptasi iklim agar selaras dengan target nasional Net Zero Emission 2060.

Kolaborasi Ilmuwan, Pemerintah, dan Swasta

ICCF 2025 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga pameran inovasi teknologi hijau. Sejumlah startup energi bersih dan lembaga riset menampilkan solusi berbasis data untuk menghadapi krisis iklim.

Eddy Suparno menegaskan bahwa DPR dan MPR akan terus mendorong regulasi pro-lingkungan, termasuk insentif pajak untuk industri hijau, serta pendanaan karbon yang transparan.
Forum ini juga akan menjadi masukan penting bagi delegasi Indonesia menjelang COP-30 di Brasil akhir tahun ini.

Menuju Indonesia Hijau dan Berkelanjutan

ICCF 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global.

Selain menciptakan kebijakan yang berpihak pada lingkungan, forum ini juga menjadi ajang edukasi bagi generasi muda agar peduli terhadap masa depan bumi.

Kesimpulan

Pembukaan ICCF 2025 oleh DPR menjadi tonggak penting bagi Indonesia dalam memperkuat diplomasi lingkungan dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *